Instalasi Bactrack 3 Final pada Benq Joybook A52E

Berdasarkan pada pengalaman dan referensi di internet, instalasi backtrack 3 Final pada laptop Benq Joybook A52E sukses. Pada instalasi ini saya gunakan lapi dengan kapasitas hardisk 80GB yang terdiri atas 5 partisi yaitu [untuk partisi windows C, D, E masing-masing 20GB dan F 7GB] [untuk partisi ext3 10GB] dan kapasitas RAM 512mb. Ext3 merupakan file system yang digunakan linux. Okay langsung aja langkah-langkahnya :

Langkah 1:

Partisi dulu hardisk yang akan kita gunakan. Partisi dapat menggunakan tool partition magic atau file partisi yang lainnya. Disini kita akan menggunakan partisi ext3 untuk instalasi backtrack. Pada partisi ext3 akan kita bagi lagi menjadi 3 partisi. pertama untuk partisi swap yang digunakan sebagai virtual memory. Ukuran swap ini dua kali ram sehingga jika ram mempunyai kapasitas 256mb maka ukuran swap 512mb atau jika ukuran ramnya 512mb maka ukuran swapnya 1024mb (1GB). Pada lapi ini saya menggunakan ram 512mb yang dipotong 64mb untuk shared vga sehingga sisanya 448mb sehingga partisi swap-nya 896mb dan jangan lupa untuk format partisi dengan type swap. Kemudian saya buat partisi untuk /boot yang digunakan untuk menyimpan file-file booting. Untuk partisi /boot ukuran filenya 200mb dan sisanya digunakan untuk partisi / (root) untuk backtrack. Jangan lupa untuk partisi /boot dan partisi / format-lah dengan type ext3. Setelah semua siap restart lapi dan booting lewat cd backtrack 3 Final

Langkah 2:

Setelah masuk kedalam sistem backtrack live on cd, kemudian pilih graphic mode kde supaya tampilannya lebih enak dilihat mata. Kemudian buka console (terminal), backtrack console ini seperti command prompt pada windows. Setelah masuk pada console ketik lah perintah mount akan terlihat partisi-partisi yang otomatis di-mount oleh backtrack. Backtrack merupakan linux sehingga tidak mengenal drive seperti pada windows. Semua partisi pada linux akan dikenal sebagai folder. Karena kita akan menginstall backtrack maka hapus semua mounting partisinya dengan perintah umount.

bt ~ # umount /dev/sda1

bt ~ # umount /dev/sda5

bt ~ # umount /dev/sda6

bt ~ # umount /dev/sda7

bt ~ # umount /dev/sda8

bt ~ # umount /dev/sda9

/dev/sda5 ==> drive D (windows)

/dev/sda6 ==> drive E (windows)

/dev/sda7 ==> drive F (windows)

/dev/sda8 ==> partisi /boot

/dev/sda9 ==> partisi /

Partisi swap  tidak akan dibahas karena linux tidak mengganggap swap sebagai tempat penyimpanan data file tapi digunakan sebagai memory untuk membantu memory fisiknya dalam mengolah proses data.

Jika perintah diatas tidak ada pesan error-nya maka selanjutnya akan dilakukan format partisi yang nantinya akan digunakan untuk meletakkan file-file instalasi. Perintah yang digunakan untuk meng-format partisi adalah mkfs.ext3 <diikuti dengan nama device partisinya>

bt ~ # mkfs.ext3 /dev/sda8

bt ~ # mkfs.ext3 /dev/sda9

Langkah 3:

Setelah proses format partisi telah selesai dilakukan dan tidak ada error maka langkah berikutnya :

Membuat folder yang digunakan untuk mount point /

bt ~ # mkdir /mnt/backtrack

Melakukan proses mounting pada parsisi /dev/sda9 dengan folder /mnt/bacaktrack untuk menampung file backtrack

bt ~ # mount /dev/sda9 /mnt/backtrack

Kemudian lakukanlah perintah pengcopy-an dengan perintah

bt ~ # cp –preserve -R /{bin,dev,home,pentest,root,usr,etc,lib,opt,sbin,var}

Setelah proses peng-copy-an selesai dilanjutkan membuat direktory untuk mnt, proc, sys, tmp. Hal ini dilakukan agar direktory kita benar-benar fresh.

bt ~ # mkdir /mnt/backtrack/ {mnt,proc,sys,tmp}

Dilanjutkan dengan proses mounting direktory

bt ~ # mount –bind /dev/ /mnt/backtrack/dev/

bt ~ # mount -t proc proc /mnt/backtrack/proc

Untuk proses pengcopy-an telah selesai tetapi backtrack belum bisa untuk dijalankan.

Langkah 4:

Supaya backtrack bisa untuk dijalankan maka akan dibuat dulu file untuk booting

mounting dulu partisi yang akan digunakan untuk menempatkan file-file booting

bt ~ # mkdir /mnt/backtrack/boot

bt ~ # mount /dev/sda8 /mnt/backtrack/boot

Selanjutnya dilakukan peng-copy-an vmlinuz ke BT3 agar bisa booting

bt ~ # cp /boot/vmlinuz /mnt/backtrack/boot

OKAY proses instalasi telah selesai

Langkah 5:

Konfigurasi file lilo.conf agar bisa digunakan untuk dual boot antara windows xp dan BT3.

bt ~ # chroot /mnt/backtrack/ /bin/bash

Kemudian edit konfigurasi lilonya. Untuk mengedit dapat menggunakn vitur vim atau nano pada BT3

bt ~ # nano /etc/lilo.conf

Setalah masuk kita tinggal setting boot loadernya sesuai dengan keinginan

==================================================

# LILO configuration file

# modified by Kuntomedia @ march 2009

#

# Start LILO global section

lba32 #

boot = /dev/sda

prompt

compact

timeout = 10

 

change-rules

reset

 

vga = 791

 

# Linux bootable partition config begins

image = /boot/vmlinuz

root = current

label = Backtrack3

#initrd = /boot/splash.initrd

 

other = /dev/sda1

label = MacOS

table = /dev/sda

=================================================

Setelah selesai konfigurasi kemudian dilakukan proses peng-aktifasi lilo

bt ~ # lilo -v

Jika proses sukses keluar dari chroot environment

bt ~ # exit

Kemudian restart system

bt ~ # reboot

Setelah system di-restart keluarkan cd backtrack dari drive-cd dan jika sukses maka akan muncul tampilan pilihan operating system disini akan terlihat pilihan backtrack3 dan MacOS.

Langkah 6:

Thanks to all my friend dan semua referensi-referensi. keep smile and selalu mencerdaskan kehidupan bangsa…… hidup pemulung cyber……..

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.